Pengobatan Herbal Stroke

Pengobatan Herbal Stroke   –  Stroke merupakan salah satu penyakit yang disebabkan gumpalang darah (trombus) di otak. Gumpalan tersebut menyumbat salah satu arteri otak sehingga memutus pasokan oksigen dan makanan ke otak. Ketika sel-sel rusak atau mati, otak tidak bisa mengontrol anggota badan yang berada di bawah kendalinya sehingga tidak bisa melakukan fungsinya.

Pengobatan Herbal Stroke - Gejala Stroke

Pengobatan Herbal Stroke – Gejala Stroke

Stroke dapat menyebabkan kematian atau cacat berat. Misalnya, kehilangan kemampuan untuk berbicara atau kelumpuhan salah satu bagian tubuh. Stroke iskemik (yang disebabkan iskemia atau kekurangan oksigen) biasanya didahului selama beberapa menit sampai bebarapa jam, lalu menghilang sendiri. Biasanya pasien pulih sepenuhnya, tetapi serangan tersebut dapat menjadi titik serangan di masa depan.

Pencegahan

Berhenti Merokok

Kebiasaan buruk seperti merokok akan berdampak pada risiko stroke. Maka jika anda ingin terhindari dari stroke, ada baiknya jika anda menghentikan kebiasaan buruk tersebut.

Makan Sehat

Melakukan pola makan yang sehat tersmasuk mengkonsumsi makanan yang dapat menyehatkan merupakan salah satu cara untuk dapat terhindar dari stroke. Konsumsilah lebih banyak buah-buahan, sayur, ikan, susu rendah lemak, biji-bijian, dan juga hindari makanan yang berlemak, makanan terlalu manis, daging olahan.

Olahraga

Rajinlah untuk melakukan olahraga ringan setiap hari jika anda menginginkan stroke tidak terjadi pada diri anda, lakukan olahraga ringan selama 30 menit di tambah dengan olahraga yang sedikit berat di akhir minggu karena hal tersebut akan menurunkan risiko terkena stroke.

Pengobatan Herbal Stroke

Pengobatan Herbal Stroke

Berhenti Minum Alkohol

Dengan minum alkohol dalam jumlah yang banyak dapat meningkatkan risiko stroke. Apabila anda ingin menghindari risiko stroke, maka salah satu cara yang dapat anda lakukan yaitu menghentikan kebiasaan buruk minum alkohol.

Menjaga Berat Badan

Mempunyai badan yang ideal juga dapat membantu anda untuk menurunkan risiko stroke. Caranya cukup mudah yaitu dengan melakukan diet dan menjaga pola makan dan disertai dengan gaya hidup yang sehat.

Pemeriksaan Secara Rutin tensi Darah

Tekanan darah yang cukup tinggi dapat membuat pembuluh darah mengalami tekanan yang cukup kuat. walaupun hal tersebut tidak menunjukkan gejala apapun, maka dari itu cek tensi darah anda secarateratur.

Hindari Stress dan Deperesi

Stress dan deperesi adalah salah satu penyebab risiko stroke. Kedua masalah ini akan menggangu bahkan dapat menimbulkan korban fisik. Jika tidak dapat diatasi maka kedua hal ini akan menimbulkan masalah yang berkepanjangan.

Dengan anda menghindari faktor-faktor yang dapat menjadi pemicu risiko stroke, maka anda sudah melakukan langkah terbaik untuk keselamatan dan kesehatan diri anda. namun jika salah satu diantara kalian yang sudah mengalami stroke tersebut, sebaiknya segera melakukan pengobatan. baik itu pengobatan herbal stroke ataupun dengan cara medis.

Jika anda lebih percaya atau menyukai pengobatan herbal maka anda dapat menggunakan bahan-bahan alami yang mudah untuk didapatkan dan sudah terbukti dengan khasiatnya untuk mengobati stroke tersebut. Berikut pengobatan herbal stroke yang dapat anda lakukan sendiri.

Pengobatan Herbal Stroke

Pengobatan Apotek

Antikoagulan, seperti aspirin dan mengatasi penyebabnya.

Pengobatan Herbal Herbal Stroke

Bawang putih

Bawang putih adalah herbal anti pembekuan terbaik yang mengandung beberapa senyawa antikoagulan. Senyawa tersebut mampu melawan serangan stroke karena efeknya yang mencegah. Bawang putiih dapat ditambahkan pada makanan. Namun, hendaknya banyak mengonsumsi secara langsung.

Ginkgo

Ginkgo adalah herbal yang memiliki kekuatan dua kali lipat dalam mengobati stroke. Herbal ini digunakan untuk otak, seperti daya ingat (lemah) dan pusing. Ginkgo juga meningkatkan aliran darah di otak dan memperkuat kapiler dalam tubuh yang membantu mencegah stroke temporal dan iskemia.

Pigweed

Pigweed memiliki kandungan kalsium dalam jumlah besar sehingga mencegah serangan koagulasi (pembekuan darah), baik di otak maupun jantung. Daun pigweed segar atau kering dapat digunakan.

Pengobatan Herbal Stroke - Gejala Stroke

Pengobatan Herbal Stroke – Gejala Stroke

Wortel

Mengonsumsi wortel dapat mencegah dan mengobati stroke. Wortel kaya beta-karoten yang berfungsi sebagai antioksidan. Wortel juga kaya akan karotenoid, vitamin A dan C yang membantu mencegah terjadinya stroke.Wortel adalah sayuran yang sangat mudah ditemukan dan memiliki manfaat yang sangat banyak untuk kesehatan tubuh. wortel mempunyai kandungan vitamin A yang sangat tinggi, dan unsur lain yaitu kalori, hidrat arang, besi, protein dan kalsium.

Satu cangkir wortel memiliki kandungan seperti beta karoten yang banyak dapat menurunkan risiko terkenan berbagai penyakit kanker. Satu cangkir wortel tersebut mampu mengurangi 20% kanker payudara pasca menopause dan dapat menekan 50% kanker kandung kemih serta 50% kanker paru-paru.

Dedalu (Willow)

Kulit pohon dedalu adalah aspirin herbal yang mampu mengurangi risiko stroke. Dedalu mencegah pembekuan dan mendorong pencairan pada darah yang membeku. Rebus kulit pohon dedalu, saring, dan minum sebanyak tiga cangkir sehari.

Evening Primerose

Minyak evening primerose kaya akan asam gamma linolenat yang bekerja dalam pencegahan serangan stroke.
Semoga pengobatan herbal stroke dengan bahan alami tersebut dapat membantu anda mengatasi penyakit stroke tersebut.

 

Posted in Gejala Stroke | Tagged | Leave a comment

Tanda Gejala Penyakit Stroke

Penyakit stroke adalah penyakit yang menyerang sistem syaraf. Sistem syaraf merupakan suatu system yang mempunyai fungsi mengatur seluruh tubuh dengan melakukan koordinasi dan juga bekerja sama antar system tubuh. Penyakit stroke adalah penyakit yang ditandai dengan tanda gejala penyakit stroke kehilangan fungsi otak karena terhentinya suplai darah ke otak. Stroke merupakan peringkat kedua dari penyebab kematian dengan mortalitas 18%-37%. Penyakit stroke ini merupakan salah satu dari adanya penyebab kematian dan juga kecacatan neurologis yang utama yang di Indonesia. Serangan stroke otak ini merupakan kegawatdaruratan medis yang harusnya ditangani secara cepat, tepat dan juga cermat.

Penyakit stroke ini sangat menghantui dan sangat dihantui. Betapa tidak, mereka yang dinyatakan dengan kondisi fisiknya sehat oleh dokter, secara mendadak bisa terserang penyakit stroke tanpa pandang buluh, baik pria maupun wanita, tua atau muda. Serangan stroke ini bisa terjadi jika pembuluh darah yang bisa membawa ke daerah otak pecah atau mengalami sumbatan atau karena terjadinya gangguan sirkulasi pembuluh darah yang menyediakan darah ke otak.

Tanda gejala penyakit stroke ini bisa menyerang siapa saja, terutama mereka yang menderita penyakit-penyakit berbahaya misalnya adalah penyakit darah tinggi, kencing manis, penyakt jantung, kadar kolesterol yang tinggi, trigliserida tiinggi, pengerasan yang terjadi pada pembuluh darah, penyempitan pembuluh darah, obesitas dan juga hal yang lainnya. Akan tetapi, pada umumnya stroke riskan terjadi pada penderita penyakit hipertensi.

Serangan dari tanda gejala penyakit stroke yang berkaitan dengan tekanan darah tinggi yang mempengaruhi dari munculnya suatu kerusakan dinding pembuluh darah sehingga dinding pembuluh d arah ini menjadi tidak merata. Akibatnya, zat-zat yang larut ini seperti kolesterol, kalsium dan lain sebagainya akan mengendap pada dinding pembuluh darah terjadi dalam waktu lama, akan mengakibatkan suplai darah ke otak menjadi berkurang, bahkan terhenti yang selanjutnya menimbulkan stroke.

Posted in Gejala Stroke | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Stroke Mayor dan Minor

STROKE

Stroke Mayor dan Minor dapat mengancam jiwa seseorang, dan dapat terjadi karena ada gangguan suplai darah pada sebagian atau seluruh organ otak.Gangguan sirkulasi darah disebabkan karena darah dalam arteri yang menuju otak membeku. Selain itu bisa jadi karena penyempitan pembuluh darah atau pecahnya pembuluh aorta pada otak. Otak harus menerima jumlah yang cukup suplai darah untuk dapat melakukan fungsinya. Bila terjadi gangguan dalam sirkulasi darah di otak maka akan berakibat fatal bagi penderita Gejala Stroke.

index

STROKE MAYOR

Gejala:

  1. Tiba-tiba kepala sakit
  2. Pingsan dengan tiba-tiba, mati rasa pada bagian muka, lengan, lutut salah satu bagian tubuh dan mulut tidak simetris
  3. Sulit berbicara
  4. Kemungkinan tidak sadarkan diri atau bingung
  5. Tiba-tiba terjatuh
  6. Pandangan Kabur
  7. Pupil mata berbeda ukurannya
  8. Sulit bernapas, sulit mengunyah, bicara dan menelan
  9. Tidak dapat mengontrol buang air kecil atau BAB
  10. Denyut nadi terasa kuat dan justru melemah

Penanganan:

  1. Bawa ke pertolongan medis (doktor)
  2. Buka jalan pernapasan, lakukan pernapasan buatan

Prosedur Nafas Buatan

  1. Pastikan korban diletakkan pada permukaan yang rata bersihkan mulut dan jalan napas dari muntahan atau cairan.
  2. Tengadahkan kepala korban dengan meletakkan telapak tangan pada dahi dan jari tangan lain mendorong ke atas bagian dagu korban.
  3. Pencet hidung korban dengan menggunakan ibu jari Anda, kemudian ambil napas dalam-dalam, letakkan mulut anda pada mulut korban yang terbuka, tiup dengan cepat 2 kali.
  4. Hentikan tiupan bila dada korban sudah mengembang. Lepaskan mulut anda dari mulut korban, kemudian dekatkan telingan anda ke hidung korban untuk mendengarkan hembusan napasnya.
  5. Perhatikan dada korban apakah ada gerakan naik turun pertanda ia bernapas.
  6. Ulangi prosedur pemberian napas buatan ini sampai korban benar-benar bernapas sendiri.

Perawatan Lanjutan

  1. Letakkan korban dalm posisi miring untuk mengeluarkan sekresi pada mulutnya
  2. Selimuti korban agar lebih nyaman
  3. Usahakan korban diam
  4. Gunakan kain basah /dingin untuk menyeka bagian kepala
  5. Usahakan korban setenang mungkin
  6. Jangan memberu minuman atau makanan karena dapat menyebabkan muntah dan tersedak

SROKE MINOR

  1. Gejala:
  2. Bingung
  3. Pusing
  4. Sulit Bicara(Sedikit Sulit Bicara)
  5. Otot-otot melemah

Penanganan:

Bawa segera korban ke dokter

Posted in Gejala Stroke | Tagged , , , | Leave a comment

Terapi Stroke

Definisi strokePenyakit stroke adalah gangguan fungsi otak akibat aliran darah ke otak mengalami gangguan (berkurang). Akibatnya, nutrisi dan oksigen yang dbutuhkan otak tidak terpenuhi dengan baik. Penyebab stroke ada 2 macam, yaitu adanya sumbatan di pembuluh darah (trombus), dan adanya pembuluh darah yang pecah.Umumnya stroke diderita oleh orang tua, karena proses penuaan menyebabkan pembuluh darah mengeras dan menyempit (arteriosclerosis) dan adanya lemak yang menyumbat pembuluh darah (atherosclerosis). Tapi beberapa kasus terakhir menunjukkan peningkatan kasus stroke yang terjadi pada usia remaja dan usia produktif (15 – 40 tahun). Pada golongan ini, penyebab utama stroke adalah stress, penyalahgunaan narkoba, alkohol, faktor keturunan, dan gaya hidup yang tidak sehat.

Penyebab serangan stroke lainnya adalah makanan dengan kadar kolesterol jahat (Low Density Lipoprotein) yang sangat tinggi. Kolesterol jahat ini banyak terdapat pada junk food, atau makanan cepat saji. Selain itu, penyebab terjadinya serangan stroke lainnya adalah kebiasaan malas berolah raga dan bergerak, banyak minum alkohol, merokok, penggunaan narkotika dan zat adiktif, waktu istirahat yang sangat kurang, serta stress yang berkepanjangan. Pecahnya pembuluh darah juga sering diakibatkan karena penyakit tekanan darah tinggi (hipertensi).

Beberapa gejala dari penyakit stroke bervariasi tergantung dari gejal awal yang dirasakan pada penderita stroke. Gejala umum stroke adalah :

1. Rasa baal atau mati yang hilang secara mendadak pada muka, tangan, dan kaki
2. Rasa bingung seperti seseorang yang kehilangan pandangan, menjadi sulit berbicar atau berbicara pelo.
3. Pada beberapa pasien stroke ada yang kehilangan penglihatan satu mata atau yang disebut dengan stroke mata.
4. Mendadak mengalami suatu kesulitan berjalan dan kehilangan keseimbangan.

Penderita penyakit stroke umumnya dapat diobati baik dengan pengobatan secara medis maupun dengan melakukan terapi stroke yang disarankan atau dianjurkan oleh dokter ahli saraf. Rehabilitasi penderita stroke biasanya melibatkan terapi fisik, terapi wicara dan terapi kerja. Dalam pengobatan modern, terapi pijat jarang dilakukan sebagai salah satu terapi pilihan. Namun, beberapa ahli pengobatan alternatif mengklaim dapat merehabilitasi penderita pasca stroke menjadi normal kembali. Secara ilmiah, memang belum ada bukti yang solid mengenai efek langsung pijat pada pasien pasca stroke. Para ahli medis bersilang pendapat mengenai manfaatnya.

Posted in Gejala Stroke | Tagged , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penanganan Dalam Stroke

strokePenanganan pasien stroke secara khusus diberikan dengan jenis strokenya, yaitu stroke iskemik dan stroke perdarahan.

  • Stroke iskemik

Prinsip penatalaksanaan stroke iskemik adalah membatasi daerah yang mengalami infark dengan meningkatkan perfusi darah ke otak, mengobati penyakit yang menjadi penyebab stroke dan mencegah terjadinya udema otak. Dalam penatalaksanaan yang bersifat khusus ini, biasanya seorang dokter berupaya menyarankan beberapa terapi obat yang berperan. Obat-obat tersebut yaitu sebagai berikut :

– Obat antitrombolitik R-tPA dan urokinase yang diberikan secara intravena. Obat ini berfungsi untuk menghancurkan thrombus-thrombus di dalam pembuluh darah otak. Obat ini berfungsi untuk mencegah terjadinya thrombus yang akan mempersempit lumen pembuluh darah.

– Obat antikoagulan yang berfungsi untuk mencegah terjadinya gumpalan darah dan embolisasi thrombus, misalnya heparin, coumarin, dicomarol oral. Obat ini terutama diberikan pada penderita stroke yang mengalami kelainan jantung. Efek samping obat ini dapat terjadi trombositopenia yang dapat mengakibatkan perdarahan sehingga harus dilakuakn kontrol hitung jumlah trombosit setiap harinya.

– Obat yang berfungsi sebagai neuroproteksi atau melindungi organ otak yang bekerja menghambat masuknya kalsium yang berlebihan ke dalam sel otak.

– Antagonis glutamat yang bekerja mengikat glisin pada reseptor glutamat.

– Obat yang berfungsi untuk mencegah kerusakan membran sel otak.

  • Stroke perdarahan

Pada penderita stroke perdarahan dilakukan terapi konservatif yaitu terapi obat dan bedah. Tujuan dilakukan pembedahan untuk mengeluarkan, menghentikan dan mencegah perdarahan yang terjadi di pembuluh darah otak. Pembedahan dilakukan saat 24-48 jam pertama pada stadium 1 dan 2. Tindakan bedah akan ditunda jika terjadi vasospasme (pengerutan) pembuluh darah otak sebab tindakan bedah akan semakin memperparah kondisi pasien.

Terapi konservatif meliputi :

– Melakukan perawatan secara intensif

– Mempertahankan fungsi vital (pernapasan dan sirkulasi)

– Memberikan obat sedatif dan penghilang nyeri

– Bed rest atau tirang baring atau istirahat di tempat tidur

– Terapi udema otak

Terapi antihipertensi

– Terapi defisit neurologis iskemik akibat vasospasme

– Antifibrinolisis dan

– Rehabilitasi

– Terapi bicara

– Fisioterapi

– Psikoterapi

Posted in Gejala Stroke | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Pencegahan Stroke

Pencegahan StrokeUntuk bisa melakukan pencegahan stroke tentu saja kita harus tahu penyebab terjadinya stroke. Faktor risiko yang terbanyak adalah hipertensi, diabetes, kadar kolesterol tinggi, kekakuan pembuluh darah dan penyakit jantung. Pencegahan stroke dapat dilakukan dengan menjalankan gaya hidup sehat, seperti pola makan sehat, tidak merokok, olahraga teratur, menjaga berat badan dan mengendalikan stres. Pola pencegahan ini sesuai dengan perilaku hidup yoga, sehingga tidak mustahil untuk dikatakan bahwa yoga bisa mencegah terjadinya stroke. Untuk rehabilitasi pasca stroke, dapat dilakukan pranayama dan latihan asana ringan. Menjalani pola makan sehat dan meditasi juga sangat bermanfaat.

Prinsip penanganan atau penatalaksanaan pasein stroke bersifat supotif yaitu membantu dlaam mengurangi luas kerusakan otak yang sudah terjadi dan menecegah semakin meluasnya keruskaan otak akibat iskemik atau perdarahan.

Penanganan atau penatalaksanaan serta pencegahan pasien stroke dapat diaplikasikan dengan langkah-langkah berikut :

1. Langkah pertama

– Airway

Bebaskan jalan napas pasien. Hal ini berfungsi untuk memastikan oksigen masuk ke dalam tubuh pasien, terutama pada pasien dengan penurunan kesadaran. Pasien tersebut segera diletakkan dengan posisi terlentang, eher di sanggah sampai hperekstensi maksimal.

– Breathing

Jika pasien tidak bernapas atua terjadihenti napas maka diberikan oksigen 4 liter/menit melalui hidung. Jika tidak terdapat oksigen dapat diberikan bantuan napas buatan dari mulut ke mulut. pasien pun segera dibawa kerumaha sakit untuk secepatnya mendapatkan pertolongan.

– Circulation

Di rumah sakit, hal-hal di atas juga dilakukan. Perbaikan sirkulasi dan perfusi ke otak dengan cara mempertahankan jantung dan tekanan darah juga dilakukan. Pemantauan EKG dilakukan dalam 24 jam pertama dan pasien langsung diinfus dnegan NaCl 0,9%.

2. Langkah kedua

Melakukan penilaian defisit neurologis dengan mempertimbangkan seberapa berat gangguan neurologis yang terjadi dan apakah gangguan neurologis tersebut masih akan memburuk atau membaik.

3. Langkah ketiga

Menentukan jenis stroke dengan penilaian skoring dan pemeriksaan penunjang.

4. Langkah keempat

Langkah keenpat merupakan penatalaksanaan suportif. Hal ini dilakukan agar kondisi fisik pasien cepat membaik. Sebagai contoh, elevasi kepala 30◦ untuk mengurangi peningkatan tekanan intrakranial, badan pasien dibolak-balik untuk menghindari terjadinya dekubitus di punggung dan pinggang. Selain itu dilakukan kontrol tekanan darah secara kontinyu. Kontrol kadar gula darah, kolesterol dan fungsi jantung selalu dilakukan dan diawasi dalam 48 jam pertama pascastroke.

Posted in Gejala Stroke | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Gejala Stroke Mata Dan Cara Mencegahnya

Keluhan berupa penglihatan yang tiba-tiba kabur atau menghilang adalah salah satu gejala dari stroke mata. Menurut Dr. Ratu Jelita, SpM, gejala CRAO (Central Retinal Artery Occlusion)-sumbatan ada di pusat-umumnya penglihatan akan menjadi buram atau gelap mendadak tanpa disertai nyeri. Sedangkan BRAO (Branch Retinal Artery Occulusion)-sumbatan berada di arteri cabang-terjadi penurunan ketajaman penglihatan yang tidak terdeteksi oleh pasien atau juga bisa terjadi hilangnya lapang pandang penglihatan tanpa rasa sakit.

penyakit-stroke-mataGambaran : Stroke mata

Oklusi yang terjadi pada arteri retina bisa hanya berlangsung beberapa detik atau menit, namun mungkin juga terjadi secara permanen.  Untuk memastikan kondisi pasien biasanya dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan untuk mengevaluasi retina, diantaranya ;angiografi fluoresensi, pemeriksaan tekanan intraokular, melihat bagaimana refleks pupil, foto retina dan pemeriksaan lapang pandang.

Sehingga jika individu mengalami kehilangan penglihatan atau penglihatan yang kabur secara tiba-tiba, seharusnya langsung melakukan konsultasi dengan dokter. Dr. Jelita mewanti-wanti setiap orang segera memeriksakan diri ke dokter spesialis mata jika ada sesuatu yang tidak beres dengan matanya.

Pasalnya, ancaman komplikasi yang ditimbulkan gangguan ini tidaklah remeh. “Sumbatan pada retina mata bisa menimbulkan komplikasi berupa glaucoma, terutama jika disebabkan oleh CRAO. Komplikasi lain yang mungkin terjadi adalah hilangnya fungsi penglihatan secara menyeluruh di kedua mata atau sebagian mata dan stroke, jika diketahui memiliki kesamaan faktor yang menyebabkannya.

Stroke mata tentunya merupakan serangan penyakit stroke yang berbahaya ada yang bisa menyebakan kebutaan total atau kebutaan ringan. Untuk langkah pencegahan yang paling utama adalah dengan memeriksakan mata jika terjadi suatu gangguan. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan mencegah terjadinya gangguan pada pembuluh darah, salah satunya penyakit arteri koroner yang selanjutnya dapat mengurangi risiko terjadinya oklusi arteri retina, diantaranya:

1. Menjaga tekanan darah sistolik di bawah 120 mmHg dan tekanan darah diastolik di bawah 80 mmHg.

2. Olahraga misalnya jalan atau berenang, minimal 30 menit sehari. Bila itu masih sulit, lakukan aktivitas fisik sehari-hari secara cukup, misalnya melakukan pekerjaan rumah tangga, mengutamakan naik tangga daripada menggunakan lift, memarkir mobil/motor agak jauh dari lobi kantor /tempat lain agar seseorang memiliki kesempatan untuk berjalan kaki lebih banyak.

3. Menjaga berat badan ideal dengan mengkonsumsi makanan dan zat gizi berimbang, seperti :
– Makan makanan berserat, seperti sayur dan buah
– Kurangi garam, karena penggunaan garam berlebih dapat meningkatkan tekanan darah
– Hindari konsumsi alkohol
– Stop merokok dan hindari asap rokok

Posted in Gejala Stroke | Tagged , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Gejala Awal Serangan Stroke

Stroke adalah manifestasi dari rusaknya struktur jaringan otak sebagai akibat rusaknya pembuluh darah yang menyuplai darah ke otak dengan berbagai sebab. Penyebabnya bisa berasal dari pembuluh darah di otak ataupun darah yang mengalir di dalamnya. Pengobatan stroke membutuhkan keterlibatan keluarga atau orang sekitar yang paham terhadap gejala stroke, baik gejala awal serangan stroke ringan maupun gejala stroke berat. Gejala stroke bergantung pada lokasi tersumbatnya atau pecahnya darah tersebut.

Saat stroke menyerang, gejala awal serangan stroke pertama-tama bagian sistem saraf pusat mengalami kelemahan otot (hemiplegia), kaku, dan menurunnya fungsi sensorik. Bagian batang otak, dimana terdapat 12 saraf cranical mengalami kerusakan yang menyebabkan menurunnya kemampuan membaui, mengecap, mendengar, melihat, refleks menurun, ekspresi wajah terganggu, pernapasan dan detak jantung terganggu, lidah lemaj, kesulitan berbicara, daya ingat menurun, dan kebingungan.

Jika tanda-tanda dan gejala awal serangan stroke tersebut hilang dalam waktu 24 jam, maka dinyatakan sebagai transient ischemic attack (TIA) yang merupakan serangan stroke ringan atau serangan awal stroke.

elderly_2131816b

Kemudian terdapat fase-fase akut bagi pasien selang beberapa hari setelah terserang stroke. Dalam pekan pertama, kemungkinan terserang stroke lagi sangat besar. Hal itu kemungkinan dengan meluasnya jaringan otak yang lumpuh, sehingga gejala stroke bertambah berat dalam lima hari pertama. Dalam lima hari sampai dengan tujuh hari, apabila gejala yang dialami pasien bertambah buruk, maka kondisi ini sering disebut sebagai “evolusi stroke” (stroke in evolution).

Bertambah buruknya gejala syroke pada pasien bisa dilihat misalnya dari mulut yang tadinya normal menjadi mencong, anggota gerak pada tubuh menjadi lemah, atau semakin sulit berbicara. Hal itulah yang mengharuskan adanya perhatian akan golden time. Jika pasien segera ditangani, hal ini tidak akan terjadi. Agar gejala stroke tidak berkembang menjadi bertambah buruk, maka sebisa mungkin emosi pasien harus dijaga. Selain itu, oksigenasi ke otak pun harus dijaga. Orang yang pernah terkena stroke, memiliki resiko terserang stroke lagi sebesar 50 persen. Mirisnya lagi, biasanya trauma cacatnya akan bertambah buruk. Sebab, bagian otak yang terkena pada serangan pertama belum sembuh. Jadi bisa dikatakan bahwa serangan kedua umunya lebih berat. Biasanya serangan pertama yang terjadi pada pasien itu lebih sebagai sinyalnya saja.

Posted in Gejala Stroke | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Gejala Stroke Iskemik

Stroke adalah kondisi yang terjadi ketika sebagaian sel-sel otak mengalami kematian akibat gangguan aliran darah karena sumbatan atu pecahnya pembuluh darah di otak. Aliran darah yang berhenti membuat suplai oksigen dan zat makanan ke otak juga berhenti, sehingga sebagian otak tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

Stroke berdasarkan penyebabnya dibagi menjadi dua jenis yaitu stroke iskemik dan stroke hemoragik, yang salah satunya paling banyak diderita adalah stroke iskemik.

Stroke Iskemik

Stroke iskemik terjadi pada sel-sel otak yang mengalami kekurangan oksigen dan nutrisi yang disebabkan penyempitan atau penyumbatan pada pembuluh darah (arteriosklerosis).

Hampir sebagian besar penderita stroke mengalami jenis stroke demikian sekitar 83% akibat dari aliran darah ke sebagian atau keseluruh otak menjadi terhenti.

Umumnya gejala awal dari stroke jenis ini sering tidak diketahui oleh penderitanya. Serangan muncul secara tiba-tiba dan langsung menyebabkan penderita tidak sadarkan diri.

Berikut beberapa penjelasan gejala awal serangan stroke iskemik, adalah :

1. Nyeri kepala disertai penurunan kesadaran, bahkan bisa mengalami koma (perdarahan otak).

2. Kelemahan atau kelumpuhan pada lengan, tungkai atau salah satu sisi tubuh.

3. Mendadak seluruh badan lemas dan terkulai tanpa hilang kesadaran (drop attack) atau disertai hilang kesadaran sejenak (sinkop).

4. Gangguan penglihatan (mata kabur) pada satu atau dua mata

5. Gangguan keseimbangan berupa vertigo dan sempoyongan (ataksia)

6. Rasa baal pada wajah atau anggota badan satu sisi atau dua sisi

7. Kelemahan atau kelumpuhan wajah atau anggota badan satu sisi atau dua sisi

8. Kehilangan sebagian atau seluruh kemampuan bicara (afasia)

9. Gangguan daya ingat atau memori baru (amnesia)

10. Gangguan orientasi tempat, waktu dan orang

11. Gangguan menelan cairan atau makanan padat (disfagia)

Posted in Gejala Stroke | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Gejala Stroke Awal

Gejala dan tanda seseorang terkena stroke sangat beragam dan berbeda-beda antara satu individu dengan individu lainnya. Perbedaan ini dikarenakan otak manusia sangat kompleks. Setiap daerah di otak mempunyai fungsi berbeda-beda. Ada yang mengatur gerakan, pancaindera, perasaan, kognitif dan lain-lain. Gejala dan tanda dari stroke tergantung pada daerah mana yang mengalmi kerusakan di otak, dan juga tergantung dari apakah itu karena stroke pendarahan atau karena stroke iskemik.

Namun secara umum, tanda dan gejala stroke diantaranya :

  • Munculnya kelemahan mendadak dari satu bagian tubuh, wajah, lengan, tungkai, terutama di satu sisi badan.
  • Muncul rasa baal (hilang sensasi) mendadak disatu sisi badan
  • Gangguan menelan (disfagia), contohnya bila minum jadi tersedak
  • Hilangnya penglihatan sebagian atau menyeluruh secara tiba-tiba
  • Tiba-tiba sulit bicara atau menjadi tidak jelas berbicara atau pelo, atau tidak memahami pembicaraan orang lain.
  • Timbul nyeri kepala yang amat sangat, yang muncul secara mendadak
  • Gangguan kesadaran, pingsan, koma, atau kejang.
  • Hilang keseimbangan, terjatuh tiba-tiba, dan tidak mampu mengatur gerakan tubuh
  • Muncul gangguan kognitif lain seperti tiba-tiba pikun, tidak dapat berhitung, membaca, ataupun menulis secara tiba-tiba.

Gejala-gejala diatas terutama bila timbul mendadak, harus segera mendapat pertolongan dari dokter. Semakin cepat ditangani maka akan semakin baik hasilnya. Gejala-gejala diatas sangat tergantung dari daerah otak mana yang mengalami gangguan. Sebagai informasi, secara mudahnya otak kita dibagi menjadi hemisfer, otak kanan dan otak kiri yang mempunyai peranan dan fungsi masing-masing. Kedua bagian otak ini dibagi menjadi sisi dominan dan non dominan, dilihat dari fungsi penggunaan sehari-hari kita bisa menggunakan tangan untuk bekerja dan menulis. Namun, ada juga orang-orang tertentu dengan otak dominan kanan dan mengerjakan kegiatan sehari-hari dengan tubuh sebelah kiri lebih dominan yang biasa kita sebut kidal/ kebot. Bagian otak kanan mengendalikan sisi tubuh tubuh sebelah kanan, sehingga bila yang terkena stroke adalah sisi kiri tubuh. Demikian juga sebaliknya, bila yang terkena stroke adalah sisi kiri dari otak, maka sisi tubuh yang mengalami kelumpuhan adalah sisi kanan tubuh.

 

Posted in Gejala Stroke | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment